What’s Hot

CONTOH SOAL
Diberikan data-data sebagai berikut:
ΔHf H2O (l) = −285 kJ/mol
ΔHf CO2 (g) = −393 kJ/mol
ΔHf C2H2 (g) = + 227 kJ/mol

Diketahui persamaan reaksi pembakaran CH2 (Mr = 26) sebagai berikut:



Tentukan jumlah kalor yang dilepaskan jika
a) jumlah C2H2 yang dibakar sebanyak 0,05 mol
b) jumlah C2H2 yang dibakar sebanyak 5,2 gram

Pembahasan
Tentukan terlebih dahulu ΔH reaksi di atas dengan menggunakan data ΔHf yang diketahui dengan rumus berikut



Kalor reaksinya adalah



Kalor yang dilepaskan adalah sebesar 1298 kJ, sehingga:
a) Jumlah kalor yang dilepas untuk 0,05 mol C2H2
ΔH = 0,05 x (−1298 kJ)
ΔH = − 64,9 kJ
Kalor yang dilepas sebesar 64,9 kJ

b) Jumlah kalor untuk 5,2 gram C2H2
mol = 5,2/26 = 0,2
Kalor yang dilepaskan = 0,2 x 1298 = 259,6 kJ

KIMIA

CONTOH SOAL
Diberikan data-data sebagai berikut:
ΔHf H2O (l) = −285 kJ/mol
ΔHf CO2 (g) = −393 kJ/mol
ΔHf C2H2 (g) = + 227 kJ/mol

Diketahui persamaan reaksi pembakaran CH2 (Mr = 26) sebagai berikut:



Tentukan jumlah kalor yang dilepaskan jika
a) jumlah C2H2 yang dibakar sebanyak 0,05 mol
b) jumlah C2H2 yang dibakar sebanyak 5,2 gram

Pembahasan
Tentukan terlebih dahulu ΔH reaksi di atas dengan menggunakan data ΔHf yang diketahui dengan rumus berikut



Kalor reaksinya adalah



Kalor yang dilepaskan adalah sebesar 1298 kJ, sehingga:
a) Jumlah kalor yang dilepas untuk 0,05 mol C2H2
ΔH = 0,05 x (−1298 kJ)
ΔH = − 64,9 kJ
Kalor yang dilepas sebesar 64,9 kJ

b) Jumlah kalor untuk 5,2 gram C2H2
mol = 5,2/26 = 0,2
Kalor yang dilepaskan = 0,2 x 1298 = 259,6 kJ


CARA MENAMBAHKAN STATISTIK PENGUNJUNG PADA BLOG
1. Login di www.blogger.com
2. Klik tata letak
Tata Letak Blogger

3. Klik " Tambahkan Gadget "

Cara Membuat Statistik Pengunjung di Blog

4. Cari Gadget Statistik Blog, kemudian klik tanda  + 


5. Atur tampilan sesuai selera kita:
  • tuliskan judulnya
  • Atur jangka waktunya
  • Tentukan/pilih gaya tampilan
  • Pilih animasikan
  • Klik " Simpan "

Cara Membuat Statistik Pengunjung di Blog

6. Contoh tampilan statistik blog

Cara Membuat Statistik Pengunjung di Blog

ADM.SERVER

CARA MENAMBAHKAN STATISTIK PENGUNJUNG PADA BLOG
1. Login di www.blogger.com
2. Klik tata letak
Tata Letak Blogger

3. Klik " Tambahkan Gadget "

Cara Membuat Statistik Pengunjung di Blog

4. Cari Gadget Statistik Blog, kemudian klik tanda  + 


5. Atur tampilan sesuai selera kita:
  • tuliskan judulnya
  • Atur jangka waktunya
  • Tentukan/pilih gaya tampilan
  • Pilih animasikan
  • Klik " Simpan "

Cara Membuat Statistik Pengunjung di Blog

6. Contoh tampilan statistik blog

Cara Membuat Statistik Pengunjung di Blog

1318Kamera merupakan salah satu alat penting dalam suatu pembuatan film. Fungsi kamera yaitu mengambil atau merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut kameramen dan dioperasikan sesuai dengan arahan sutradara. Untuk menjadi seorang kameramen harus mengetahui jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.
  1. CARA MEMEGANG KAMERA VIDEO.

    Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan - pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.
  2. ZOOM.

    Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.
  3. SUARA.

    Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.
  4. PERATURAN 10 DETIK.

    Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lama dan hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu adegan sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama. Rekam subyek Anda selama 10-20 detik, stop dan ambil gambar yang lain.
  5. PANNING & TILTING

    Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan Tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa dan jangan mendadak. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambarpanning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara 3 sampai 5 detik).
  6. FOKUS, EXPOSURE AND WHITE BALANCE (KESEIMBANGAN WARNA) .

    Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus - bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .
  7. TANGGAL DAN WAKTU.

    Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950 tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.
  8. CUTAWAYS (GAMBAR PENGISI).

    Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif

Teknik Pengambilan Gambar

1318Kamera merupakan salah satu alat penting dalam suatu pembuatan film. Fungsi kamera yaitu mengambil atau merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut kameramen dan dioperasikan sesuai dengan arahan sutradara. Untuk menjadi seorang kameramen harus mengetahui jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.
  1. CARA MEMEGANG KAMERA VIDEO.

    Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan - pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.
  2. ZOOM.

    Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.
  3. SUARA.

    Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.
  4. PERATURAN 10 DETIK.

    Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lama dan hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu adegan sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama. Rekam subyek Anda selama 10-20 detik, stop dan ambil gambar yang lain.
  5. PANNING & TILTING

    Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan Tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa dan jangan mendadak. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambarpanning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara 3 sampai 5 detik).
  6. FOKUS, EXPOSURE AND WHITE BALANCE (KESEIMBANGAN WARNA) .

    Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus - bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .
  7. TANGGAL DAN WAKTU.

    Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950 tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.
  8. CUTAWAYS (GAMBAR PENGISI).

    Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif

Pada pertemuan kali ini kami tidak mendapat materi akan tetapi kami kembali mekanjutkan tentang pembahasan atau dikskusi kelompok yang di mana pad akli ini yang mendapat giliran untuk memaparkan materinya adalah kelompok 1 dengan judul materi tantang etos kerja dalam agama islam

AGAMA

Pada pertemuan kali ini kami tidak mendapat materi akan tetapi kami kembali mekanjutkan tentang pembahasan atau dikskusi kelompok yang di mana pad akli ini yang mendapat giliran untuk memaparkan materinya adalah kelompok 1 dengan judul materi tantang etos kerja dalam agama islam


Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) telah menggeledah rumah Gatot Brajamusti alias Aa Gatot di Jalan Niaga Hijau X No 6 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Hal ini terkait laporan dari Polres Mataram dan Lombok Barat, yang telah menangkap guru spiritual artis itu di sebuah hotel. Dalam penangkapan itu, ditemukan paket sabu dan alat isapnya.

Kecurigaan Polres Mataram dan Lombok Barat, ternyata tak salah. Di rumah Aa Gatot, polisi menemukan paket sabu, ekstasi, dan sejumlah alat isap bekas pakai.
Kapolres Jaksel Kombes Tubagus Hidayat, menduga Aa Gatot sering mengonsumsi barang haram itu di rumahnya.
"Mestinya iya. Ini bentuknya bukan persepsi. Di rumahnya kan ditemukan sejumlah barang bukti tersebut," ucap Hidayat di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).
Saat ditanya, apakah yang bersangkutan telah lama mengonsumsi sabu dan ekstasi itu, ia mengaku tidak bisa memprediksi.
"Yang paling bisa membuktikan itu adalah dengan hasil cek kesehatannya. Tapi faktanya, memang banyak ditemukan narkotika di rumahnya kan," tandas Hidayat

Kapolres Jaksel Duga Aa Gatot Sering Konsumsi Narkoba di Rumahnya


Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) telah menggeledah rumah Gatot Brajamusti alias Aa Gatot di Jalan Niaga Hijau X No 6 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Hal ini terkait laporan dari Polres Mataram dan Lombok Barat, yang telah menangkap guru spiritual artis itu di sebuah hotel. Dalam penangkapan itu, ditemukan paket sabu dan alat isapnya.

Kecurigaan Polres Mataram dan Lombok Barat, ternyata tak salah. Di rumah Aa Gatot, polisi menemukan paket sabu, ekstasi, dan sejumlah alat isap bekas pakai.
Kapolres Jaksel Kombes Tubagus Hidayat, menduga Aa Gatot sering mengonsumsi barang haram itu di rumahnya.
"Mestinya iya. Ini bentuknya bukan persepsi. Di rumahnya kan ditemukan sejumlah barang bukti tersebut," ucap Hidayat di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).
Saat ditanya, apakah yang bersangkutan telah lama mengonsumsi sabu dan ekstasi itu, ia mengaku tidak bisa memprediksi.
"Yang paling bisa membuktikan itu adalah dengan hasil cek kesehatannya. Tapi faktanya, memang banyak ditemukan narkotika di rumahnya kan," tandas Hidayat

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah) didampingi Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh (kedua kiri), Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto (kedua kanan), serta sejumlah aktivis perempuan dan anak menggelar konferensi pers terkait Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (31/8). Bareskrim berhasil membongkar praktik prostitusi gay yang melibatkan anak di bawah umur. Dari data yang dihimpun oleh Bareskrim, sebanyak 99 anak di bawah umur siap dijual melalui media sosial dengan harga mulai Rp 1 juta. Saat ini baru 7 anak yang berhasil diamankan oleh kepolisian.    

99 Anak jadi korban prostitusi gay, dijual lewat medsos

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah) didampingi Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh (kedua kiri), Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono Sukmanto (kedua kanan), serta sejumlah aktivis perempuan dan anak menggelar konferensi pers terkait Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (31/8). Bareskrim berhasil membongkar praktik prostitusi gay yang melibatkan anak di bawah umur. Dari data yang dihimpun oleh Bareskrim, sebanyak 99 anak di bawah umur siap dijual melalui media sosial dengan harga mulai Rp 1 juta. Saat ini baru 7 anak yang berhasil diamankan oleh kepolisian.    


Pada hari ini kami diberikan materi tentang kelanjutan materi peluang kemudiankami pun memasuki materi baru yakni materi tentang notasi faktorial dan permutasi.

MATEMATIKA

Pada hari ini kami diberikan materi tentang kelanjutan materi peluang kemudiankami pun memasuki materi baru yakni materi tentang notasi faktorial dan permutasi.