What’s Hot

Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Marhaban ya Ramadhan... Taqabalallahu mina wa minkum.... maaf lahir batin....


***


 Bulan Syawal atau setelah Ramadhan terdapat amalan atau ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan yaitu puasa sunnah enam hari.  adapun keutamaan puasa sunnah ini pahalanya seperti puasa selama setahun penuh. Hal ini seperti di jelaskan dalam sebuah hadist.
Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)
Inilah dalil yang dapat menjadi landsan unutk kita mengerjakan puasa sunna setelah Ramadhan. namun sering hal ini terkait dengan pelaksanaanya dapat dilakukan seacra berturut-turut ataupun diselingkan.
Namun ada hal yang menejadi pertnyaan yakni bagaimana dengan orang-orang yang masih memiliki hutang puasa di ramadhan kemarin entah karena batal puasa, sakit, ataupun hal lainnya, yang manakah yang harus di dahulukan apakah puasa sunnah 6 hari dahulu kemudian membayar/Qadha puasa ramadhan yang telah berlalu ?
perlu di ketuhi bahwa hukum mennbayar/memunaikan qadha adalah wajib hukumya. hal ini telah di jelaskan Allah dalam rangkaian perintah puasa yakni :
….Jika di antaramu ada yang tidak berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan, wajib menggantinya pada hari-hari yang lain sebanyak hari kamu tidak berpuasa….” ( QS.Al Baqarah: 184)
Nah, tekait hal ini terdapat 2 pendapat dari para ulama, ada yang mengatakan bahwa " tidak mengapa ketika melakukan puasa sunnah 6 hari terlebih dahulu akan tetapi setelah itu harus segera mengganti/qadha puasa yang ditinggalkan. keduan adapun ulama yang mengatakan bahwa "sebaiknya untuk membayar/qadha puasa yang telah ditinggalkan karena menurutnya hukum dari qadha puasa yang ditinggalkan itu wajib sedangkan puasa 6 hari setelah ramadhan itu hukumnya sunnah, dan dapat dilakukan setelah selesai qadha puasa rmadhan.
Akan tetapi pendapat saya sendiri bahwa sebaiknya mengerjakan puasa sunnah 6 hari setelah ramadhan duhulu kemudian seteleah itu melanjutkan dengan membayar puasa yang ditinggalkan karena batasan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan cukup panjang jadi menurut saya pribadi saya lebih mendahulukan puasa 6 hari. 
Mungkin sebagaian orang berdeba dengan pendapat saya namun dari hal itu tidak dapat kita salahkan karena setiap orang memiliki pendapat dan acuan tersendiri. 

Wassalamualaikum.....

Manakah perlu di dahulukan puasa Syawal atau Qadha dulu ?


Assalamualaikum Wr. Wb.

Marhaban ya Ramadhan... Taqabalallahu mina wa minkum.... maaf lahir batin....


***


 Bulan Syawal atau setelah Ramadhan terdapat amalan atau ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan yaitu puasa sunnah enam hari.  adapun keutamaan puasa sunnah ini pahalanya seperti puasa selama setahun penuh. Hal ini seperti di jelaskan dalam sebuah hadist.
Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)
Inilah dalil yang dapat menjadi landsan unutk kita mengerjakan puasa sunna setelah Ramadhan. namun sering hal ini terkait dengan pelaksanaanya dapat dilakukan seacra berturut-turut ataupun diselingkan.
Namun ada hal yang menejadi pertnyaan yakni bagaimana dengan orang-orang yang masih memiliki hutang puasa di ramadhan kemarin entah karena batal puasa, sakit, ataupun hal lainnya, yang manakah yang harus di dahulukan apakah puasa sunnah 6 hari dahulu kemudian membayar/Qadha puasa ramadhan yang telah berlalu ?
perlu di ketuhi bahwa hukum mennbayar/memunaikan qadha adalah wajib hukumya. hal ini telah di jelaskan Allah dalam rangkaian perintah puasa yakni :
….Jika di antaramu ada yang tidak berpuasa karena sakit atau dalam perjalanan, wajib menggantinya pada hari-hari yang lain sebanyak hari kamu tidak berpuasa….” ( QS.Al Baqarah: 184)
Nah, tekait hal ini terdapat 2 pendapat dari para ulama, ada yang mengatakan bahwa " tidak mengapa ketika melakukan puasa sunnah 6 hari terlebih dahulu akan tetapi setelah itu harus segera mengganti/qadha puasa yang ditinggalkan. keduan adapun ulama yang mengatakan bahwa "sebaiknya untuk membayar/qadha puasa yang telah ditinggalkan karena menurutnya hukum dari qadha puasa yang ditinggalkan itu wajib sedangkan puasa 6 hari setelah ramadhan itu hukumnya sunnah, dan dapat dilakukan setelah selesai qadha puasa rmadhan.
Akan tetapi pendapat saya sendiri bahwa sebaiknya mengerjakan puasa sunnah 6 hari setelah ramadhan duhulu kemudian seteleah itu melanjutkan dengan membayar puasa yang ditinggalkan karena batasan untuk mengganti puasa yang ditinggalkan cukup panjang jadi menurut saya pribadi saya lebih mendahulukan puasa 6 hari. 
Mungkin sebagaian orang berdeba dengan pendapat saya namun dari hal itu tidak dapat kita salahkan karena setiap orang memiliki pendapat dan acuan tersendiri. 

Wassalamualaikum.....


Beginilah  Cara Siswa SMK Negeri 1 Pinrang Rayakan Hari Pahlawan.

Sikap Antusias Para Siswa Dan Siswi, di SMK Negeri 1 Pinrang  ini Patut Untuk Mendapatkan Apresiasi dan Acuan Jempol, 
Karena Kesadaran Siswa Akan Arti Perjuangan Para Pahlawan yang Tidak Takut Akan Apapun dan Yang Dahulunya Mampu Melawan Para Penjajah Sehingga Mampu untuk Memerdekakan Indonesia,
#PahlawanDay's #Hero #Indonesia #SMKNegeri1Pinrang #ParaPemudaIndonesia #Semangan45 


Pahlawan Day's


Beginilah  Cara Siswa SMK Negeri 1 Pinrang Rayakan Hari Pahlawan.

Sikap Antusias Para Siswa Dan Siswi, di SMK Negeri 1 Pinrang  ini Patut Untuk Mendapatkan Apresiasi dan Acuan Jempol, 
Karena Kesadaran Siswa Akan Arti Perjuangan Para Pahlawan yang Tidak Takut Akan Apapun dan Yang Dahulunya Mampu Melawan Para Penjajah Sehingga Mampu untuk Memerdekakan Indonesia,
#PahlawanDay's #Hero #Indonesia #SMKNegeri1Pinrang #ParaPemudaIndonesia #Semangan45 








Liputan6.com, Jakarta Polisi menelusuri konten yang diunggah pelaku penyerangan pos polisi di Tangerang, Sultan Aziansyah, di media sosial. Penelusuran ini untuk mengungkap perannya dalam jaringan terorisme.
"Masih diselidiki konten-konten dari akun milik pelaku, ada blog, ada website. Tim digital forensik berupaya mengkloning isi percakapan dan tulisan-tulisan apa saja yang pernah diunggah," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Jakarta, Sabtu (22/10/2016) seperti dilansir dari Antara.

"Dia dicurigai banyak berkomunikasi dengan pihak-pihak luar yang nadanya cukup mencurigakan. Ini (penyelidikan) terus kami kembangkan," ujar mantan Kapolda Banten ini.Selain itu, polisi tengah mendalami isi data yang berasal dari telepon seluler milik Sultan. Polisi curiga Sultan pernah berkomunikasi dengan pihak-pihak tertentu terkait aksi radikalisme.

Hasil penyidikan sementara, Sultan merupakan anggota jaringan Jamaah Anshor Daulah Khilafah Nusantara (JADKN), pimpinan Aman Abdurrahman yang berafiliasi dengan sel terorisPondok Pesantren Tahfidz Alquran Anshorullah, pimpinan mendiang Ustadz Fauzan Al-Anshori.

Peristiwa Penyerang Polisi di Tangerang Sering Kontak Jaringan Teroris?






Liputan6.com, Jakarta Polisi menelusuri konten yang diunggah pelaku penyerangan pos polisi di Tangerang, Sultan Aziansyah, di media sosial. Penelusuran ini untuk mengungkap perannya dalam jaringan terorisme.
"Masih diselidiki konten-konten dari akun milik pelaku, ada blog, ada website. Tim digital forensik berupaya mengkloning isi percakapan dan tulisan-tulisan apa saja yang pernah diunggah," kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, di Jakarta, Sabtu (22/10/2016) seperti dilansir dari Antara.

"Dia dicurigai banyak berkomunikasi dengan pihak-pihak luar yang nadanya cukup mencurigakan. Ini (penyelidikan) terus kami kembangkan," ujar mantan Kapolda Banten ini.Selain itu, polisi tengah mendalami isi data yang berasal dari telepon seluler milik Sultan. Polisi curiga Sultan pernah berkomunikasi dengan pihak-pihak tertentu terkait aksi radikalisme.

Hasil penyidikan sementara, Sultan merupakan anggota jaringan Jamaah Anshor Daulah Khilafah Nusantara (JADKN), pimpinan Aman Abdurrahman yang berafiliasi dengan sel terorisPondok Pesantren Tahfidz Alquran Anshorullah, pimpinan mendiang Ustadz Fauzan Al-Anshori.


Keluarga Mirna ramai-ramai minta Jessica dihukum lebih berat
Sidang Jessica. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
Merdeka.com - Keluarga Salihin berkukuh bahwa kematian Mirna Salihin akibat pembunuhan diduga dilakukan Jessica Kumala Wongso. Mereka bahkan menganggap tuntutan kurungan 20 tahun dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Jessica tidak sebanding. Padahal sejauh ini belum ditemukan bukti sahih adanya tindakan pembunuhan selama persidangan.

Perwakilan Keluarga Salihin, Rosmiati Sahilin, masih meyakini bahwa Mirna meninggal akibat dibunuh. Maka itu, sebagai bagian keluarga, pihaknya tidak bisa menerima kematian keponakannya itu.

"Kami dari keluarga tidak pernah menerima kematian Mirna," kata Rosmiati di Jakarta, Kamis (6/10).

Keyakinan pihak keluarga bahwa Jessica membunuh Mirna terkait pemesanan Es Kopi Vietnam. Kala itu, Jessica merupakan pemesan minuman tersebut.

Selain itu, Sepupu Mirna, Yongki, menambahkan bahwa pihak keluarga menuntut keadilan. Maka itu, pihaknya mendesak Majelis Hakim nantinya bisa memberi vonis paling berat kepada terduga pelaku pembunuhan, Jessica.

"Kami hari ini ingin menyampaikan kepada majelis hakim agar meningkatkan hukuman mati atau maksimal seumur hidup," terang Yongki.

Keluarga Mirna ramai-ramai minta Jessica dihukum lebih berat


Keluarga Mirna ramai-ramai minta Jessica dihukum lebih berat
Sidang Jessica. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
Merdeka.com - Keluarga Salihin berkukuh bahwa kematian Mirna Salihin akibat pembunuhan diduga dilakukan Jessica Kumala Wongso. Mereka bahkan menganggap tuntutan kurungan 20 tahun dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Jessica tidak sebanding. Padahal sejauh ini belum ditemukan bukti sahih adanya tindakan pembunuhan selama persidangan.

Perwakilan Keluarga Salihin, Rosmiati Sahilin, masih meyakini bahwa Mirna meninggal akibat dibunuh. Maka itu, sebagai bagian keluarga, pihaknya tidak bisa menerima kematian keponakannya itu.

"Kami dari keluarga tidak pernah menerima kematian Mirna," kata Rosmiati di Jakarta, Kamis (6/10).

Keyakinan pihak keluarga bahwa Jessica membunuh Mirna terkait pemesanan Es Kopi Vietnam. Kala itu, Jessica merupakan pemesan minuman tersebut.

Selain itu, Sepupu Mirna, Yongki, menambahkan bahwa pihak keluarga menuntut keadilan. Maka itu, pihaknya mendesak Majelis Hakim nantinya bisa memberi vonis paling berat kepada terduga pelaku pembunuhan, Jessica.

"Kami hari ini ingin menyampaikan kepada majelis hakim agar meningkatkan hukuman mati atau maksimal seumur hidup," terang Yongki.


Poros Cikeas yang terdiri dari empat partai politik, termasuk Partai Demokrat telah sepakat mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai bakal calon Gubernur DKI. Sayangnya, tidak semua kader Demokrat tunduk kepada putusan itu.
Sosok yang pertama kali mengungkapkan penolakannya adalah mantan koordinator juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Dia tetap menjatuhkan dukungannya kepada calon petahanaBasuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok.
“Aku sekali Ahok tetap Ahok. Titik,” ujar Ruhut Sitompul kepada merdeka.com, Jumat (23/9).
Ada alasan yang diakui Ruhut untuk tidak tunduk kepada partainya sendiri. Sebab, Agus Yudhoyono bukan kader Demokrat.“Bos, Agus itu bukan kader Demokrat. Dia itu kader TNI,” ujar Ruhut.
Menurut Ruhut, dipilihnya Agus hanya sekedar ambisi politik tanpa memikirkan karirnya di TNI. Agus saat ini menjabat sebagai Danyon 203/Arya Kemuning. Dengan terjun ke politik, Ruhut menyebut bukan tidak mungkin karir Agus di TNI akan tamat.
“Jangan lah karena ambisi politik yang di Demokrat itu Agus dikorbankan. Kalau menang oke, aku salah. Tapi kalau kalah selesai enggak dia?” tegasnya.
“Tapi aku enggak kebayang kalau Agus kalah dibunuh karirnya oleh partai yang aku banggakan,” sambung anggota Komisi III ini.
Tak hanya Ruhut, jejak serupa juga diikuti Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman. Dia memutuskan mendukung pasangan Ahok-Djarot di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta2017 mendatang.
Sikapnya ini bertentangan dengan partainya sendiri yang mencalonkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bersama anggota poros Cikeas lainnya yakni PKB, PAN, dan PPP.
Menurut Hayono, Ahok-Djarot merupakan pasangan harmonis. Dia meyakini pencalonan keduanya bukan sekadar untuk memperebutkan kekuasaan.
“Rakyat DKI butuh kepemimpinan model Ahok. Yang saya lihat secara konkret beliau tidak hanya melayani dengan hati, tapi beliau membangun sistem pelayanan yang hebat sehingga berpeluang besar memberantas korupsi dan menghargai kerja keras birokrasi DKI Jakarta,” ujarnya dalam jumpa pers di Posko Muda Mudi Ahok, Gedung Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9) pagi.
Dia menilai, dari ketiga pasangan yang akan bertarung di Pilgub 2017, hanya Ahok-Djarot lah yang menurutnya sudah siap. Pasangan lain terkesan dipilih secara mendadak, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung oleh Partai Demokrat.
“Harus saya katakan secara jujur yang siap hanya Ahok. Yang lain kesannya dadakan, tidak dipersiapkan dengan baik. Saya anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tapi saya baru tahu nama Agus Harimurti diajukan. Saya berusaha memahami ini, masalahnya dalam suasana keterdesakan atau emergency. Tapi partai politik bertanggung jawab menghadirkan calon pemimpin secara profesional, tidak boleh dadakan,” lanjutnya.
Hayono menegaskan deklarasi yang dilakukannya sebagai seorang pribadi, bukan sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat maupun sebagai Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). Ia berharap perbedaan sikapnya dengan partai tidak akan menjadi masalah.
“Rakyat Jakarta membutuhkan gubernur yang siap bekerja, bukan yang baru dalam konsep dan teori. Dengan demikian pilihan saya jatuh pada pasangan ini (Ahok-Djarot). Saya hadir sebagai pribadi. Tidak ada masalah bagi saya berbeda dengan partai saya. Sampai hari ini saya masih anggota Partai Demokrat walaupun pada pilpres kemarin saya berbeda sikap,” tutupnya.

Ruhut Sitompul dan Hayono Isman Tetap Mendukung Ahok Daripada Calon Dari Demokrat

Poros Cikeas yang terdiri dari empat partai politik, termasuk Partai Demokrat telah sepakat mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai bakal calon Gubernur DKI. Sayangnya, tidak semua kader Demokrat tunduk kepada putusan itu.
Sosok yang pertama kali mengungkapkan penolakannya adalah mantan koordinator juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Dia tetap menjatuhkan dukungannya kepada calon petahanaBasuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok.
“Aku sekali Ahok tetap Ahok. Titik,” ujar Ruhut Sitompul kepada merdeka.com, Jumat (23/9).
Ada alasan yang diakui Ruhut untuk tidak tunduk kepada partainya sendiri. Sebab, Agus Yudhoyono bukan kader Demokrat.“Bos, Agus itu bukan kader Demokrat. Dia itu kader TNI,” ujar Ruhut.
Menurut Ruhut, dipilihnya Agus hanya sekedar ambisi politik tanpa memikirkan karirnya di TNI. Agus saat ini menjabat sebagai Danyon 203/Arya Kemuning. Dengan terjun ke politik, Ruhut menyebut bukan tidak mungkin karir Agus di TNI akan tamat.
“Jangan lah karena ambisi politik yang di Demokrat itu Agus dikorbankan. Kalau menang oke, aku salah. Tapi kalau kalah selesai enggak dia?” tegasnya.
“Tapi aku enggak kebayang kalau Agus kalah dibunuh karirnya oleh partai yang aku banggakan,” sambung anggota Komisi III ini.
Tak hanya Ruhut, jejak serupa juga diikuti Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman. Dia memutuskan mendukung pasangan Ahok-Djarot di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta2017 mendatang.
Sikapnya ini bertentangan dengan partainya sendiri yang mencalonkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bersama anggota poros Cikeas lainnya yakni PKB, PAN, dan PPP.
Menurut Hayono, Ahok-Djarot merupakan pasangan harmonis. Dia meyakini pencalonan keduanya bukan sekadar untuk memperebutkan kekuasaan.
“Rakyat DKI butuh kepemimpinan model Ahok. Yang saya lihat secara konkret beliau tidak hanya melayani dengan hati, tapi beliau membangun sistem pelayanan yang hebat sehingga berpeluang besar memberantas korupsi dan menghargai kerja keras birokrasi DKI Jakarta,” ujarnya dalam jumpa pers di Posko Muda Mudi Ahok, Gedung Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9) pagi.
Dia menilai, dari ketiga pasangan yang akan bertarung di Pilgub 2017, hanya Ahok-Djarot lah yang menurutnya sudah siap. Pasangan lain terkesan dipilih secara mendadak, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung oleh Partai Demokrat.
“Harus saya katakan secara jujur yang siap hanya Ahok. Yang lain kesannya dadakan, tidak dipersiapkan dengan baik. Saya anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tapi saya baru tahu nama Agus Harimurti diajukan. Saya berusaha memahami ini, masalahnya dalam suasana keterdesakan atau emergency. Tapi partai politik bertanggung jawab menghadirkan calon pemimpin secara profesional, tidak boleh dadakan,” lanjutnya.
Hayono menegaskan deklarasi yang dilakukannya sebagai seorang pribadi, bukan sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat maupun sebagai Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). Ia berharap perbedaan sikapnya dengan partai tidak akan menjadi masalah.
“Rakyat Jakarta membutuhkan gubernur yang siap bekerja, bukan yang baru dalam konsep dan teori. Dengan demikian pilihan saya jatuh pada pasangan ini (Ahok-Djarot). Saya hadir sebagai pribadi. Tidak ada masalah bagi saya berbeda dengan partai saya. Sampai hari ini saya masih anggota Partai Demokrat walaupun pada pilpres kemarin saya berbeda sikap,” tutupnya.

Poros Cikeas yang terdiri dari empat partai politik, termasuk Partai Demokrat telah sepakat mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai bakal calon Gubernur DKI. Sayangnya, tidak semua kader Demokrat tunduk kepada putusan itu.
Sosok yang pertama kali mengungkapkan penolakannya adalah mantan koordinator juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Dia tetap menjatuhkan dukungannya kepada calon petahanaBasuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok.
“Aku sekali Ahok tetap Ahok. Titik,” ujar Ruhut Sitompul kepada merdeka.com, Jumat (23/9).
Ada alasan yang diakui Ruhut untuk tidak tunduk kepada partainya sendiri. Sebab, Agus Yudhoyono bukan kader Demokrat.“Bos, Agus itu bukan kader Demokrat. Dia itu kader TNI,” ujar Ruhut.
Menurut Ruhut, dipilihnya Agus hanya sekedar ambisi politik tanpa memikirkan karirnya di TNI. Agus saat ini menjabat sebagai Danyon 203/Arya Kemuning. Dengan terjun ke politik, Ruhut menyebut bukan tidak mungkin karir Agus di TNI akan tamat.
“Jangan lah karena ambisi politik yang di Demokrat itu Agus dikorbankan. Kalau menang oke, aku salah. Tapi kalau kalah selesai enggak dia?” tegasnya.
“Tapi aku enggak kebayang kalau Agus kalah dibunuh karirnya oleh partai yang aku banggakan,” sambung anggota Komisi III ini.
Tak hanya Ruhut, jejak serupa juga diikuti Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman. Dia memutuskan mendukung pasangan Ahok-Djarot di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta2017 mendatang.
Sikapnya ini bertentangan dengan partainya sendiri yang mencalonkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bersama anggota poros Cikeas lainnya yakni PKB, PAN, dan PPP.
Menurut Hayono, Ahok-Djarot merupakan pasangan harmonis. Dia meyakini pencalonan keduanya bukan sekadar untuk memperebutkan kekuasaan.
“Rakyat DKI butuh kepemimpinan model Ahok. Yang saya lihat secara konkret beliau tidak hanya melayani dengan hati, tapi beliau membangun sistem pelayanan yang hebat sehingga berpeluang besar memberantas korupsi dan menghargai kerja keras birokrasi DKI Jakarta,” ujarnya dalam jumpa pers di Posko Muda Mudi Ahok, Gedung Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9) pagi.
Dia menilai, dari ketiga pasangan yang akan bertarung di Pilgub 2017, hanya Ahok-Djarot lah yang menurutnya sudah siap. Pasangan lain terkesan dipilih secara mendadak, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung oleh Partai Demokrat.
“Harus saya katakan secara jujur yang siap hanya Ahok. Yang lain kesannya dadakan, tidak dipersiapkan dengan baik. Saya anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tapi saya baru tahu nama Agus Harimurti diajukan. Saya berusaha memahami ini, masalahnya dalam suasana keterdesakan atau emergency. Tapi partai politik bertanggung jawab menghadirkan calon pemimpin secara profesional, tidak boleh dadakan,” lanjutnya.
Hayono menegaskan deklarasi yang dilakukannya sebagai seorang pribadi, bukan sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat maupun sebagai Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). Ia berharap perbedaan sikapnya dengan partai tidak akan menjadi masalah.
“Rakyat Jakarta membutuhkan gubernur yang siap bekerja, bukan yang baru dalam konsep dan teori. Dengan demikian pilihan saya jatuh pada pasangan ini (Ahok-Djarot). Saya hadir sebagai pribadi. Tidak ada masalah bagi saya berbeda dengan partai saya. Sampai hari ini saya masih anggota Partai Demokrat walaupun pada pilpres kemarin saya berbeda sikap,” tutupnya.

Ruhut Sitompul dan Hayono Isman Tetap Mendukung Ahok Daripada Calon Dari Demokrat

Poros Cikeas yang terdiri dari empat partai politik, termasuk Partai Demokrat telah sepakat mengusung Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni sebagai bakal calon Gubernur DKI. Sayangnya, tidak semua kader Demokrat tunduk kepada putusan itu.
Sosok yang pertama kali mengungkapkan penolakannya adalah mantan koordinator juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul. Dia tetap menjatuhkan dukungannya kepada calon petahanaBasuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok.
“Aku sekali Ahok tetap Ahok. Titik,” ujar Ruhut Sitompul kepada merdeka.com, Jumat (23/9).
Ada alasan yang diakui Ruhut untuk tidak tunduk kepada partainya sendiri. Sebab, Agus Yudhoyono bukan kader Demokrat.“Bos, Agus itu bukan kader Demokrat. Dia itu kader TNI,” ujar Ruhut.
Menurut Ruhut, dipilihnya Agus hanya sekedar ambisi politik tanpa memikirkan karirnya di TNI. Agus saat ini menjabat sebagai Danyon 203/Arya Kemuning. Dengan terjun ke politik, Ruhut menyebut bukan tidak mungkin karir Agus di TNI akan tamat.
“Jangan lah karena ambisi politik yang di Demokrat itu Agus dikorbankan. Kalau menang oke, aku salah. Tapi kalau kalah selesai enggak dia?” tegasnya.
“Tapi aku enggak kebayang kalau Agus kalah dibunuh karirnya oleh partai yang aku banggakan,” sambung anggota Komisi III ini.
Tak hanya Ruhut, jejak serupa juga diikuti Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman. Dia memutuskan mendukung pasangan Ahok-Djarot di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta2017 mendatang.
Sikapnya ini bertentangan dengan partainya sendiri yang mencalonkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bersama anggota poros Cikeas lainnya yakni PKB, PAN, dan PPP.
Menurut Hayono, Ahok-Djarot merupakan pasangan harmonis. Dia meyakini pencalonan keduanya bukan sekadar untuk memperebutkan kekuasaan.
“Rakyat DKI butuh kepemimpinan model Ahok. Yang saya lihat secara konkret beliau tidak hanya melayani dengan hati, tapi beliau membangun sistem pelayanan yang hebat sehingga berpeluang besar memberantas korupsi dan menghargai kerja keras birokrasi DKI Jakarta,” ujarnya dalam jumpa pers di Posko Muda Mudi Ahok, Gedung Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9) pagi.
Dia menilai, dari ketiga pasangan yang akan bertarung di Pilgub 2017, hanya Ahok-Djarot lah yang menurutnya sudah siap. Pasangan lain terkesan dipilih secara mendadak, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung oleh Partai Demokrat.
“Harus saya katakan secara jujur yang siap hanya Ahok. Yang lain kesannya dadakan, tidak dipersiapkan dengan baik. Saya anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tapi saya baru tahu nama Agus Harimurti diajukan. Saya berusaha memahami ini, masalahnya dalam suasana keterdesakan atau emergency. Tapi partai politik bertanggung jawab menghadirkan calon pemimpin secara profesional, tidak boleh dadakan,” lanjutnya.
Hayono menegaskan deklarasi yang dilakukannya sebagai seorang pribadi, bukan sebagai anggota Dewan Pembina Partai Demokrat maupun sebagai Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro). Ia berharap perbedaan sikapnya dengan partai tidak akan menjadi masalah.
“Rakyat Jakarta membutuhkan gubernur yang siap bekerja, bukan yang baru dalam konsep dan teori. Dengan demikian pilihan saya jatuh pada pasangan ini (Ahok-Djarot). Saya hadir sebagai pribadi. Tidak ada masalah bagi saya berbeda dengan partai saya. Sampai hari ini saya masih anggota Partai Demokrat walaupun pada pilpres kemarin saya berbeda sikap,” tutupnya.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, cuaca berawan akan menyelimuti seluruh langit Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pagi ini. Kendati wilayah Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan.
Siang harinya, hujan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek. 

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.comberdasarkan laman resmi BMKG, bmkg.go.id, Kamis (22/9/2016).Sementara malam hari nanti, cuaca hujan kembali terjadi di seluruh wilayah Jabodetabek. Bahkan di wilayah Bekasi dan Bogor intensitas hujan diprediksi akan mengguyur dengan lebat.

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek Siang hingga Malam

Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, cuaca berawan akan menyelimuti seluruh langit Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pagi ini. Kendati wilayah Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan.
Siang harinya, hujan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan mengguyur seluruh wilayah Jabodetabek. 

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.comberdasarkan laman resmi BMKG, bmkg.go.id, Kamis (22/9/2016).Sementara malam hari nanti, cuaca hujan kembali terjadi di seluruh wilayah Jabodetabek. Bahkan di wilayah Bekasi dan Bogor intensitas hujan diprediksi akan mengguyur dengan lebat.

Liputan6.com, Jakarta Koneksi internet sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Tak hanya di lingkungan perkantoran dan fasilitas umum, koneksi internet juga diperlukan di setiap rumah, apartemen maupun tipe hunian lain.
Jika ada gangguan internet di kantor, kita mungkin tinggal hubungi IT Service, bagaimana jika terjadi di rumah? Mau tak mau kita harus mencari solusi sendiri. Sangat kesal bukan koneksi internet lelet atau lama, kegiatan browsing jadi terganggu.
1. Kabel Internet
Berikut ini ada 5 hal yang perlu Anda periksa ketika koneksi internet di rumah sedang bermasalah:
Untuk kelancaran koneksi internet, sebaiknya Anda menggunakan kabel dengan jenis serat optik. Kabel ini memiliki bahan dasar kaca atau plastik yang sangat halus dan berfungsi sebagai alat tramisi data maupun cahaya dengan kecepatan tinggi.
Saat ini layanan internet service provider hanya ada beberapa yang menggunakan teknologi ini. Pilih layanan yang menggunakan teknologi ini untuk mendapatkan kecepatan internet terbaik.
2. Setting Bandwidth
Agar koneksi internet anda maksimal, gunakanlah nilai bandwidth yang lebih besar lagi dengan mengubah setting pada Komputer configuration. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Klik Start pada komputer Anda (Windows)
- Pilih Run > Ketik gpedit.msc pada kolom yang disediakan > Klik OK
- Pilih Komputer Configuration > Administrative Templates > Network > QoS Packed Scheduler
Double Klik pada menu Limit Reservable Bandwidth
- Pilih menu enable > Pada bagian Bandwidth Limit diganti menjadi 0 (defaultnya 20), lalu klik OK
Restart komputer Anda untuk mendapatkan hasilnya.
3. Mengubah DNS 
DNS singkatan dari Domain Name System yang dimiliki oleh penyedia layanan internet. Server DNS suatu ISP atau penyedia internet pasti mempunyai kemampuan, kecepatan, spesifikasi, dan pembacaan IP tersediri.
Dengan demikian, DNS yang kita gunakan sering mengalami penurunan kecepatan karena banyaknya user yang menggunakannya. Untuk menangani hal tersebut, trik yang kita gunakan adalah dengan mengganti-ganti IP DNS Server, dengan mencari koneksi yang sepi.
Gantilah konfigurasi pengaturan DNS menjadi open DNS atau menggunakan DNS Google. Cara ini dapat meningkatkan kecepatan koneksi internet anda hingga 20% dari kecepatan semula.
Menggunakan open DNS, berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka Control Panel Komputer Anda
- Pilih Network and Internet > Network and Sharing Center > Local Area Connection
- Pilih Properties > Internet Protocol Ver. 4 > Properties
- Ubah DNS > Prefered DNS: 208.67.222.222 > Alternate DNS: 208.67.220.220
- Lalu klik OK.
4. Modem
Modem (modulator demodulator) adalah sebuah perangkat elektronik yang digunakan untuk mengubah sinyal komputer ke dalam besaran frekuensi tertentu untuk kemudian diproses melalui saluran telepon kabel.
Modem tersebut memiliki spesifikasi kecepatan koneksi yang berbeda-beda. Untuk mendapatkan kecepatan koneksi maksimal, gunakanlah modem yang spesifikasi kecepatan cukup besar. Biasanya modem yang sering digunakan memiliki kapasitas koneksi sekitar 256 Kbps.
5. Pilih ISP Dengan Kualitas Terbaik
Penyedia layanan internet akan memberikan berbagai pilihan paket internet jika anda berada di suatu gerai atau bertatap muka langsung dengan sales representative.
Pilih paket internet yang dapat memberikan kecepatan maksimal dan tanpa membatasi jumlah kuota alias unlimited. Tidak jarang penyedia layanan juga menyediakan paket promo menarik, anda bisa melihat juga berdasarkan kebutuhan pemakaiannya.
Salah satu penyedia layanan internet yang dapat Anda pilih adalah MyRepublic. Alasannya karena MyRepublic memiliki teknologi fiber to the home yang dapat memberikan pilihan buat konsumen untuk menikmati kecepatan Internet 100 Mbps dengan harga terjangkau hanya 299ribu.

Koneksi Internet Sering Bermasalah, Periksa 5 Bagian Ini!

Liputan6.com, Jakarta Koneksi internet sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern saat ini. Tak hanya di lingkungan perkantoran dan fasilitas umum, koneksi internet juga diperlukan di setiap rumah, apartemen maupun tipe hunian lain.
Jika ada gangguan internet di kantor, kita mungkin tinggal hubungi IT Service, bagaimana jika terjadi di rumah? Mau tak mau kita harus mencari solusi sendiri. Sangat kesal bukan koneksi internet lelet atau lama, kegiatan browsing jadi terganggu.
1. Kabel Internet
Berikut ini ada 5 hal yang perlu Anda periksa ketika koneksi internet di rumah sedang bermasalah:
Untuk kelancaran koneksi internet, sebaiknya Anda menggunakan kabel dengan jenis serat optik. Kabel ini memiliki bahan dasar kaca atau plastik yang sangat halus dan berfungsi sebagai alat tramisi data maupun cahaya dengan kecepatan tinggi.
Saat ini layanan internet service provider hanya ada beberapa yang menggunakan teknologi ini. Pilih layanan yang menggunakan teknologi ini untuk mendapatkan kecepatan internet terbaik.
2. Setting Bandwidth
Agar koneksi internet anda maksimal, gunakanlah nilai bandwidth yang lebih besar lagi dengan mengubah setting pada Komputer configuration. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Klik Start pada komputer Anda (Windows)
- Pilih Run > Ketik gpedit.msc pada kolom yang disediakan > Klik OK
- Pilih Komputer Configuration > Administrative Templates > Network > QoS Packed Scheduler
Double Klik pada menu Limit Reservable Bandwidth
- Pilih menu enable > Pada bagian Bandwidth Limit diganti menjadi 0 (defaultnya 20), lalu klik OK
Restart komputer Anda untuk mendapatkan hasilnya.
3. Mengubah DNS 
DNS singkatan dari Domain Name System yang dimiliki oleh penyedia layanan internet. Server DNS suatu ISP atau penyedia internet pasti mempunyai kemampuan, kecepatan, spesifikasi, dan pembacaan IP tersediri.
Dengan demikian, DNS yang kita gunakan sering mengalami penurunan kecepatan karena banyaknya user yang menggunakannya. Untuk menangani hal tersebut, trik yang kita gunakan adalah dengan mengganti-ganti IP DNS Server, dengan mencari koneksi yang sepi.
Gantilah konfigurasi pengaturan DNS menjadi open DNS atau menggunakan DNS Google. Cara ini dapat meningkatkan kecepatan koneksi internet anda hingga 20% dari kecepatan semula.
Menggunakan open DNS, berikut ini langkah-langkahnya:
- Buka Control Panel Komputer Anda
- Pilih Network and Internet > Network and Sharing Center > Local Area Connection
- Pilih Properties > Internet Protocol Ver. 4 > Properties
- Ubah DNS > Prefered DNS: 208.67.222.222 > Alternate DNS: 208.67.220.220
- Lalu klik OK.
4. Modem
Modem (modulator demodulator) adalah sebuah perangkat elektronik yang digunakan untuk mengubah sinyal komputer ke dalam besaran frekuensi tertentu untuk kemudian diproses melalui saluran telepon kabel.
Modem tersebut memiliki spesifikasi kecepatan koneksi yang berbeda-beda. Untuk mendapatkan kecepatan koneksi maksimal, gunakanlah modem yang spesifikasi kecepatan cukup besar. Biasanya modem yang sering digunakan memiliki kapasitas koneksi sekitar 256 Kbps.
5. Pilih ISP Dengan Kualitas Terbaik
Penyedia layanan internet akan memberikan berbagai pilihan paket internet jika anda berada di suatu gerai atau bertatap muka langsung dengan sales representative.
Pilih paket internet yang dapat memberikan kecepatan maksimal dan tanpa membatasi jumlah kuota alias unlimited. Tidak jarang penyedia layanan juga menyediakan paket promo menarik, anda bisa melihat juga berdasarkan kebutuhan pemakaiannya.
Salah satu penyedia layanan internet yang dapat Anda pilih adalah MyRepublic. Alasannya karena MyRepublic memiliki teknologi fiber to the home yang dapat memberikan pilihan buat konsumen untuk menikmati kecepatan Internet 100 Mbps dengan harga terjangkau hanya 299ribu.


topikindo.com – Artis musik Ahmad Dhani membenarkan bahwa ia akan maju dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bekasi pada tahun 2017.
“Iya, benar,” kata Ahmad Dhani saat dihubungi Selasa (6/9/2016).
Rencananya Dhani akan maju sebagai bakal calon bupati, mendampingi Sa’aduddin, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun Dhani menegaskan ia tidak mengajukan diri melainkan dilamar.
“Ahmad Dhani tuh tidak pernah mencalonkan diri. Dalam sejarah hidupku itu aku tidak pernah mau mencalonkan diri,” kata Dhani.
“PKS yang lamar. Pak Sa’duddin datang ke rumah saya bersama tim dari DPD dan DPP PKS. Mereka datanglah ke rumah saya, rombongan seperti ngelamar kawinan lha. Rombongan keluarga datang semua,” sambung Dhani.
Dhani menambahkan ia sudah mendapat dukungan dari dua partai lain, yakni Partai Gerindra dan Partai Demokrat.
Namun ia belum bisa memastikan kapan pasangan Sa’aduddin-Ahmad Dhani mendeklarasikan diri.
“Belum tahu juga. Masih berbicara dalam tatanan teknis, kalau bicara prinsip sudah,” kata Dhani, yang pernah berniat maju di Pilkada DKI Jakarta 2017.

AHMAD DHANI DILAMAR PARTAI UNTUK MAJU MENCALON WAKIL BUPATI BEKASI


topikindo.com – Artis musik Ahmad Dhani membenarkan bahwa ia akan maju dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bekasi pada tahun 2017.
“Iya, benar,” kata Ahmad Dhani saat dihubungi Selasa (6/9/2016).
Rencananya Dhani akan maju sebagai bakal calon bupati, mendampingi Sa’aduddin, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Namun Dhani menegaskan ia tidak mengajukan diri melainkan dilamar.
“Ahmad Dhani tuh tidak pernah mencalonkan diri. Dalam sejarah hidupku itu aku tidak pernah mau mencalonkan diri,” kata Dhani.
“PKS yang lamar. Pak Sa’duddin datang ke rumah saya bersama tim dari DPD dan DPP PKS. Mereka datanglah ke rumah saya, rombongan seperti ngelamar kawinan lha. Rombongan keluarga datang semua,” sambung Dhani.
Dhani menambahkan ia sudah mendapat dukungan dari dua partai lain, yakni Partai Gerindra dan Partai Demokrat.
Namun ia belum bisa memastikan kapan pasangan Sa’aduddin-Ahmad Dhani mendeklarasikan diri.
“Belum tahu juga. Masih berbicara dalam tatanan teknis, kalau bicara prinsip sudah,” kata Dhani, yang pernah berniat maju di Pilkada DKI Jakarta 2017.


Merdeka.com - Rencana Kementerian Hukum dan HAM yang ingin meneguhkan status WNI Arcandra Tahar menuai protes keras dari sejumlah anggota dewan. Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mempertanyakan langkah Kemenkum HAM itu.

Benny berpendapat, seharusnya Arcandra tidak bisa dengan mudah mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia. Setidaknya, kata dia, butuh waktu sekitar 5 tahun bagi Arcandra untuk kembali membuktikan kesetiaanya kepada Indonesia.

Apalagi, di mata Benny, Arcandra telah melakukan pengkhianatan terhadap Indonesia. Arcandra disebut telah mendapat keuntungan sejak berpindah kewarganegaraan Amerika Serikat (AS), begitu pula saat diangkat menjadi menteri ESDM.

"Kita kasih lagi pasalnya. Karena dia sudah jadi pengkhianat jangan hanya 1 bulan atau 1 tahun. Maka kita kasih 5 tahun untuk menguji kesetiannya. Jangan karena untung sebelah dia keluar WNI, lalu untung di sini kembali lagi jadi WNI," kata Benny di Komplek Parlemen, Senayan,Jakarta, Rabu (7/9).

"Kalau negara yang buat stateless masuk akal. Dia kan pengkhianat, yang sudah lama hidup di sini dipersulit. Ini jelas-jelas pengkhianat, kok tiba-tiba ada peneguhan," sambung Benny.

Pengkhianatan yang dimaksud Benny adalah memberikan informasi sesat kepada Presiden. Sehingga, lanjutnya, membuat presiden mengambil kebijakan yang salah.

"Konteks pengkhianatan adalah memberi informasi gelap ke Presiden. Itu pengkhianat. Kalau mau menjadi WN Asing silakan," klaimnya.

Selain berkhianat, Benny juga menyebut Arcandra telah membohongi Presiden karena memiliki paspor ganda saat dilantik sebagai menteri.

"Kita hanya ingin tahu, Presiden tahu tidak soal ini? Karena saya yakin, tahu. Kalau ada yang mengatakan Arcandra ini, karena dia menipu Presiden, kasih data-kata palsu. Atau Presiden sengaja WNA jadi menteri?," tegasnya.

Politisi Demokrat ini akan mengajukan hak tanya kepada Presiden atas peneguhan terhadap status warga negara Arcandra apabila Kemenkum HAM bila tidak memberikan klarifikasi yang jelas.

"Perkenankan kami menanya hak tanya ke presiden, itu dijamin konstitusi. Kalau komisi enggak mau saya pribadi. Kalau menteri tidak jelas," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Menkumham Yasonna Laoly membantah jika Arcandra telah terbukti berkhianat. Alasannya, tidak semua WNI yang berpindah kewarganegaraan bertujuan untuk berkhianat terhadap negara. Justru, dia menilai pernyataan Benny akan membuat WNI yang berdiaspora di negara lain tersinggung.

"Pengkhianatan itu kan belum tentu. Teman-teman diaspora di sana akan sangat tersinggung kalau begitu. Memilih WN negara lain belum tentu pengkhianatan dengan bangsanya," tegas Yasonna.

Dicontohkannya, saat Yasonna berkunjung ke AS, ada sebagian WNI yang berdiaspora agar mempermudah proses kerjasama atau kontrak kerja di negara tersebut.

"Saya bertemu temen-teman diaspora di AS yang saat pemerintah SBY menggalakkan diaspora. Ada juga yang harus bekerja di sana atas kerjasama atau kontrak-kontrak. Ada mungkin yang karena alasan pengkhianatan, tapi not all of them," tandasnya.

Presiden Joko Widodo kabarnya akan segera melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral definitif dalam waktu dekat. Muncul isu, nama Arcandra Tahar akan kembali dipilih Jokowi menjadi menteri ESDM yang sebelumnya hanya dijabat 20 hari.

Kasus dwi kewarganegaraan membuat Arcandra didepak dari kursi menteri ESDM. Namun, terbaru pemerintah disebut sedang memperjuangkan nasib Arcandra untuk kembali menjadi WNI agar bisa menempati pos menteri ESDM.

Politikus Demokrat sebut Arcandra pengkhianat, tak mudah jadi WNI


Merdeka.com - Rencana Kementerian Hukum dan HAM yang ingin meneguhkan status WNI Arcandra Tahar menuai protes keras dari sejumlah anggota dewan. Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mempertanyakan langkah Kemenkum HAM itu.

Benny berpendapat, seharusnya Arcandra tidak bisa dengan mudah mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia. Setidaknya, kata dia, butuh waktu sekitar 5 tahun bagi Arcandra untuk kembali membuktikan kesetiaanya kepada Indonesia.

Apalagi, di mata Benny, Arcandra telah melakukan pengkhianatan terhadap Indonesia. Arcandra disebut telah mendapat keuntungan sejak berpindah kewarganegaraan Amerika Serikat (AS), begitu pula saat diangkat menjadi menteri ESDM.

"Kita kasih lagi pasalnya. Karena dia sudah jadi pengkhianat jangan hanya 1 bulan atau 1 tahun. Maka kita kasih 5 tahun untuk menguji kesetiannya. Jangan karena untung sebelah dia keluar WNI, lalu untung di sini kembali lagi jadi WNI," kata Benny di Komplek Parlemen, Senayan,Jakarta, Rabu (7/9).

"Kalau negara yang buat stateless masuk akal. Dia kan pengkhianat, yang sudah lama hidup di sini dipersulit. Ini jelas-jelas pengkhianat, kok tiba-tiba ada peneguhan," sambung Benny.

Pengkhianatan yang dimaksud Benny adalah memberikan informasi sesat kepada Presiden. Sehingga, lanjutnya, membuat presiden mengambil kebijakan yang salah.

"Konteks pengkhianatan adalah memberi informasi gelap ke Presiden. Itu pengkhianat. Kalau mau menjadi WN Asing silakan," klaimnya.

Selain berkhianat, Benny juga menyebut Arcandra telah membohongi Presiden karena memiliki paspor ganda saat dilantik sebagai menteri.

"Kita hanya ingin tahu, Presiden tahu tidak soal ini? Karena saya yakin, tahu. Kalau ada yang mengatakan Arcandra ini, karena dia menipu Presiden, kasih data-kata palsu. Atau Presiden sengaja WNA jadi menteri?," tegasnya.

Politisi Demokrat ini akan mengajukan hak tanya kepada Presiden atas peneguhan terhadap status warga negara Arcandra apabila Kemenkum HAM bila tidak memberikan klarifikasi yang jelas.

"Perkenankan kami menanya hak tanya ke presiden, itu dijamin konstitusi. Kalau komisi enggak mau saya pribadi. Kalau menteri tidak jelas," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Menkumham Yasonna Laoly membantah jika Arcandra telah terbukti berkhianat. Alasannya, tidak semua WNI yang berpindah kewarganegaraan bertujuan untuk berkhianat terhadap negara. Justru, dia menilai pernyataan Benny akan membuat WNI yang berdiaspora di negara lain tersinggung.

"Pengkhianatan itu kan belum tentu. Teman-teman diaspora di sana akan sangat tersinggung kalau begitu. Memilih WN negara lain belum tentu pengkhianatan dengan bangsanya," tegas Yasonna.

Dicontohkannya, saat Yasonna berkunjung ke AS, ada sebagian WNI yang berdiaspora agar mempermudah proses kerjasama atau kontrak kerja di negara tersebut.

"Saya bertemu temen-teman diaspora di AS yang saat pemerintah SBY menggalakkan diaspora. Ada juga yang harus bekerja di sana atas kerjasama atau kontrak-kontrak. Ada mungkin yang karena alasan pengkhianatan, tapi not all of them," tandasnya.

Presiden Joko Widodo kabarnya akan segera melantik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral definitif dalam waktu dekat. Muncul isu, nama Arcandra Tahar akan kembali dipilih Jokowi menjadi menteri ESDM yang sebelumnya hanya dijabat 20 hari.

Kasus dwi kewarganegaraan membuat Arcandra didepak dari kursi menteri ESDM. Namun, terbaru pemerintah disebut sedang memperjuangkan nasib Arcandra untuk kembali menjadi WNI agar bisa menempati pos menteri ESDM.

Merdeka.com - Tujuh pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan polisi kehutanan (Polhut) disandera oleh pelaku pembakar hutan dan lahan. Pelaku merupakan warga sekitar hutan di Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Polri bakal menerjunkan Propam untuk melihat langsung ke lokasi guna menyelidiki penyanderaan tersebut. Sejumlah warga akan ikut diperiksa untuk dimintai keterangan.

"Kalau bisa besok, terjunkan Propam," kata Tito di Kantor Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (7/9).

Tito mengaku belum bisa memastikan motif penyanderaan itu masuk ke dalam unsur pidana atau tidak. Sebab, polisi masih memerlukan kesaksian dari para warga tersebut.

Bukan hanya warga, mantan Kapolda Metro Jaya ini pun menginstruksikan Propam untuk memeriksa pihak Polres setempat. Sebab, Polres tersebut melakukan negosiasi dengan masyarakat untuk menyelamatkan para sandera.

"Prinsip kita lakukan pemeriksaan secara menyeluruh," tandas Tito.

Sebelumnya, tujuh PPNS dan Polhut Kementerian LHK disandera oleh warga setelah PPNS Line dan plang Kementerian LHK dipasang. Pemasangan plang itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (2/9) lalu.

Para penyandera meminta tim Kementerian LHK menghapus foto-foto serta video. Bahkan, tim Kementerian LHK pun diminta mencopot plang yang dipasang di lokasi kebakaran hutan dan lahan.

Tak hanya itu, gerombolan massa ini pun mengancam baru akan membebaskan sandera jika Menteri LHK, Siti Nurbaya hadir di lokasi langsung. Sampai pada akhirnya, sekitar pukul 24.00 WIB, Kapolres dan timnya tiba di lokasi kejadian.

Setelah melakukan negosiasi hingga pukul 02.30 WIB, Sabtu (3/9), disepakati tujuh tim PPNS Kementerian LHK dibebaskan namun kendaraan berupa dua unit mobil berikut barang-barang ditinggal di lokasi. Tim Kementerian LHK akhirnya dievakuasi menggunakan truk Dalmas dengan pengawalan aparat kepolisian.

Kapolri kirim Propam usut penyanderaan tujuh pegawai Kementerian LHK

Merdeka.com - Tujuh pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) yang terdiri dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan polisi kehutanan (Polhut) disandera oleh pelaku pembakar hutan dan lahan. Pelaku merupakan warga sekitar hutan di Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Polri bakal menerjunkan Propam untuk melihat langsung ke lokasi guna menyelidiki penyanderaan tersebut. Sejumlah warga akan ikut diperiksa untuk dimintai keterangan.

"Kalau bisa besok, terjunkan Propam," kata Tito di Kantor Kementerian LHK, Jakarta, Kamis (7/9).

Tito mengaku belum bisa memastikan motif penyanderaan itu masuk ke dalam unsur pidana atau tidak. Sebab, polisi masih memerlukan kesaksian dari para warga tersebut.

Bukan hanya warga, mantan Kapolda Metro Jaya ini pun menginstruksikan Propam untuk memeriksa pihak Polres setempat. Sebab, Polres tersebut melakukan negosiasi dengan masyarakat untuk menyelamatkan para sandera.

"Prinsip kita lakukan pemeriksaan secara menyeluruh," tandas Tito.

Sebelumnya, tujuh PPNS dan Polhut Kementerian LHK disandera oleh warga setelah PPNS Line dan plang Kementerian LHK dipasang. Pemasangan plang itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (2/9) lalu.

Para penyandera meminta tim Kementerian LHK menghapus foto-foto serta video. Bahkan, tim Kementerian LHK pun diminta mencopot plang yang dipasang di lokasi kebakaran hutan dan lahan.

Tak hanya itu, gerombolan massa ini pun mengancam baru akan membebaskan sandera jika Menteri LHK, Siti Nurbaya hadir di lokasi langsung. Sampai pada akhirnya, sekitar pukul 24.00 WIB, Kapolres dan timnya tiba di lokasi kejadian.

Setelah melakukan negosiasi hingga pukul 02.30 WIB, Sabtu (3/9), disepakati tujuh tim PPNS Kementerian LHK dibebaskan namun kendaraan berupa dua unit mobil berikut barang-barang ditinggal di lokasi. Tim Kementerian LHK akhirnya dievakuasi menggunakan truk Dalmas dengan pengawalan aparat kepolisian.


Liputan6.com, Makassar - Unit Resmob Polrestabes Makassar mengamankan pengiriman lima paket besar sabu yang dikemas dalam dua speaker aktif, Jumat 2 September 2016.
Awalnya, Tim Resmob Polrestabes Makassar mendapatkan informasi dari Mabes Polri akan adanya pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dari Jakarta ke Kota Makassar melalui jasa ekspedisi, pada Kamis 1 September 2016.
"Saat barang diterima oleh FG di rumahnya Jalan Sabutung, tim lalu menyergap dan langsung melakukan penggeledahan terhadap barang yang baru tiba tersebut. Nah, ditemukan dua unit speaker aktif yang mana di dalamnya ada lima paketan besar sabu tapi belum diketahu berat sebenarnya karena kita masih melakukan pengembangan," kata Wakasat NarkobaPolrestabes Makassar Kompol Muh Fajrin via telepon.Tim resmob yang dipimpin Kanit Resmob AKP Edy Sabhara lalu melakukan pelacakan ke jasa ekspedisi di sekitar Jalan Bandang Makassar, Jumat 2 September 2016. Setelah mengetahui barang sudah tiba, tim lalu membuntuti karyawan ekspedisi yang membawa barang mencurigakan tersebut hingga ke tangan penerima barang FG (55) warga Jalan Sabutung Makassar.
Selanjutnya, tim resmob lalu membawa FG dan barang bukti lima paket besar sabu tersebut ke Mapolrestabes Makassar untuk dilakukan interogasi lebih mendalam. Hasilnya, FG mengakui menerima barang itu dari anak laki-lakinya inisial WI yang sementara ditahan dalam kasus narkoba.
"Jadi WI telepon ibunya, FG agar menerima barang kirimannya. 'ada barang kiriman saya akan datang melalui ekspedisi yah ma,'" ungkap Fajri menerangkan pengakuan FG.

Selang proses pengembangan, tim resmob kembali ke rumah FG di Jalan Sabutung Makassar, tiba-tiba suruhan WI berjumlah dua orang datang dan ingin mengambil atau menjemput narkoba jenis sabu yang telah tiba di rumah tersebut.
"Keduanya masing-masing laki-laki inisial AI (28) warga Jalan Teuku Umar Makassar dan JN (21) warga Kabupaten Takalar, Sulsel. Kita sudah mengamankan keduanya juga," terang Fajrin.
Meski telah mengamankan tiga orang pelaku, tim resmob Polrestabes Makassar masih terus melakukan pengembangan terhadap sindikat pengiriman sabu tersebut.

Menelusuri Jejak 5 Paket Sabu dalam Kemasan Speaker


Liputan6.com, Makassar - Unit Resmob Polrestabes Makassar mengamankan pengiriman lima paket besar sabu yang dikemas dalam dua speaker aktif, Jumat 2 September 2016.
Awalnya, Tim Resmob Polrestabes Makassar mendapatkan informasi dari Mabes Polri akan adanya pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dari Jakarta ke Kota Makassar melalui jasa ekspedisi, pada Kamis 1 September 2016.
"Saat barang diterima oleh FG di rumahnya Jalan Sabutung, tim lalu menyergap dan langsung melakukan penggeledahan terhadap barang yang baru tiba tersebut. Nah, ditemukan dua unit speaker aktif yang mana di dalamnya ada lima paketan besar sabu tapi belum diketahu berat sebenarnya karena kita masih melakukan pengembangan," kata Wakasat NarkobaPolrestabes Makassar Kompol Muh Fajrin via telepon.Tim resmob yang dipimpin Kanit Resmob AKP Edy Sabhara lalu melakukan pelacakan ke jasa ekspedisi di sekitar Jalan Bandang Makassar, Jumat 2 September 2016. Setelah mengetahui barang sudah tiba, tim lalu membuntuti karyawan ekspedisi yang membawa barang mencurigakan tersebut hingga ke tangan penerima barang FG (55) warga Jalan Sabutung Makassar.
Selanjutnya, tim resmob lalu membawa FG dan barang bukti lima paket besar sabu tersebut ke Mapolrestabes Makassar untuk dilakukan interogasi lebih mendalam. Hasilnya, FG mengakui menerima barang itu dari anak laki-lakinya inisial WI yang sementara ditahan dalam kasus narkoba.
"Jadi WI telepon ibunya, FG agar menerima barang kirimannya. 'ada barang kiriman saya akan datang melalui ekspedisi yah ma,'" ungkap Fajri menerangkan pengakuan FG.

Selang proses pengembangan, tim resmob kembali ke rumah FG di Jalan Sabutung Makassar, tiba-tiba suruhan WI berjumlah dua orang datang dan ingin mengambil atau menjemput narkoba jenis sabu yang telah tiba di rumah tersebut.
"Keduanya masing-masing laki-laki inisial AI (28) warga Jalan Teuku Umar Makassar dan JN (21) warga Kabupaten Takalar, Sulsel. Kita sudah mengamankan keduanya juga," terang Fajrin.
Meski telah mengamankan tiga orang pelaku, tim resmob Polrestabes Makassar masih terus melakukan pengembangan terhadap sindikat pengiriman sabu tersebut.

Anggota Brimob bersiap melakukan penyergapan di lokasi perampokan disertai penyanderaan di Kawasan Pondok Indah, Jakarta, Minggu (3/9). Dua tersangka pelaku perampokan disertai penyanderaan dilumpuhkan polisi. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta - Identitas perampok Pondok Indah AJ terus didalami. AJ mengaku pernah menjadi petugas keamanan di ExxonMobil. Masalah ini juga yang diduga memicu aksi perampokan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, penyidik akan memeriksa pimpinan security ExxonMobil untuk mendalami identitas AJ. Sehingga kasus ini dapat terbuka dengan jelas.

Selama pemeriksaan, AJ mengaku pernah bekerja di ExxonMobil selama enam tahun sebagai petugas keamanan. Selama bekerja, AJ secara bergiliran mendapat tugas menjadi pengawal dari para pejabat perusahaan, tak terkecuali Asep Sulaeman sang pemilik rumah yang dirampok."Kami akan datangkan pimpinan security PT ExxonMobil rencana akan dilakukan pemeriksaan juga," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (4/9/2016).
Asep memang pernah bekerja di ExxonMobil. Sejumlah posisi strategis pernah dijabat. AJ juga diketahui pernah menjadi pengawal Asep selama lima bulan.
"Yang bersangkutan juga mengaku pernah mengawal korban selama lima bulan tetapi secara bergantian dengan April 2016," imbuh dia.
Seluruh informasi ini masih akan dibuktikan kebenarannya. Karena itu, pengumpulan bukti-bukti dan keterangan masih terus dikumpulkan.
Rumah milik mantan Vice President ExxonMobil Asep Sulaiman di Jalan Bukit Hijau IX Nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan disatroni AJ dan S pada Sabtu 3 September 2016. Terjadi penyanderaan di sana.

Perampok Pondok Indah Pernah Jadi Pengawal Asep di ExxonMobil

Anggota Brimob bersiap melakukan penyergapan di lokasi perampokan disertai penyanderaan di Kawasan Pondok Indah, Jakarta, Minggu (3/9). Dua tersangka pelaku perampokan disertai penyanderaan dilumpuhkan polisi. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Liputan6.com, Jakarta - Identitas perampok Pondok Indah AJ terus didalami. AJ mengaku pernah menjadi petugas keamanan di ExxonMobil. Masalah ini juga yang diduga memicu aksi perampokan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, penyidik akan memeriksa pimpinan security ExxonMobil untuk mendalami identitas AJ. Sehingga kasus ini dapat terbuka dengan jelas.

Selama pemeriksaan, AJ mengaku pernah bekerja di ExxonMobil selama enam tahun sebagai petugas keamanan. Selama bekerja, AJ secara bergiliran mendapat tugas menjadi pengawal dari para pejabat perusahaan, tak terkecuali Asep Sulaeman sang pemilik rumah yang dirampok."Kami akan datangkan pimpinan security PT ExxonMobil rencana akan dilakukan pemeriksaan juga," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (4/9/2016).
Asep memang pernah bekerja di ExxonMobil. Sejumlah posisi strategis pernah dijabat. AJ juga diketahui pernah menjadi pengawal Asep selama lima bulan.
"Yang bersangkutan juga mengaku pernah mengawal korban selama lima bulan tetapi secara bergantian dengan April 2016," imbuh dia.
Seluruh informasi ini masih akan dibuktikan kebenarannya. Karena itu, pengumpulan bukti-bukti dan keterangan masih terus dikumpulkan.
Rumah milik mantan Vice President ExxonMobil Asep Sulaiman di Jalan Bukit Hijau IX Nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan disatroni AJ dan S pada Sabtu 3 September 2016. Terjadi penyanderaan di sana.